Rabu, 03 Februari 2010

Penyembah sesat

Awali,
Segelas gundah, pecahkan dahaga.
Sepiring ucap, lampiaskan rasa.
Kembali. . .

Tangisi seonggok permata.
Hentakkan ulat sutra.
Sia sia. . .

Menanam berjuta harapan,
berlutut,
menyembah,
memaku kepercayaan lurus, demi segelimang tahta.
hingga dentingan hati bersatu dengan bumi.
Kapan. . .

Tanpa arti.
Kembali. . .
sia sia. . .
Kapan kan berakhir.!

Penyembah berhala.

Nando_100690

Tidak ada komentar:

Posting Komentar